Bijak Berteknologi di Era Digital
Polres Lamongan Berikan Penyuluhan Penggunaan AI di SMAN 1 Ngimbang Sekolah Taruna Tahfidzul Qur\'an

By Syarif H 05 Okt 2026, 07:44:27 WIB Kegiatan Sekolah

Bijak Berteknologi di Era Digital: Polres Lamongan Berikan Penyuluhan Penggunaan AI di SMAN 1 Ngimbang Sekolah Taruna Tahfidzul Qur'an

Ngimbang, Lamongan — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Guna membekali para pelajar dengan literasi digital yang sehat dan aman, Polres Lamongan menggelar kegiatan Penyuluhan Penggunaan AI yang edukatif dan inspiratif di SMA Negeri 1 Ngimbang Sekolah Taruna Tahfidzul Qur'an pada hari Selasa, 30 September 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini dihadiri langsung oleh jajaran tim penyuluh dari Polres Lamongan, dewan guru, serta ratusan siswa-siswi berkarakter taruna yang tampak antusias mengikuti jalannya acara sejak pagi hari.

 

Edukasi Positif dan Mitigasi Kejahatan Digital

Dalam pemaparannya, narasumber dari Polres Lamongan menjelaskan bahwa teknologi AI ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, AI menawarkan kemudahan luar biasa dalam dunia belajar, mulai dari membantu riset, mengasah kreativitas, hingga efisiensi tugas akademik. Namun di sisi lain, penggunaan yang salah dapat memicu berbagai ancaman, seperti penyebaran disinformasi (hoaks), pelanggaran privasi, hingga kejahatan siber seperti deepfake dan penipuan online.

 

Para taruna diajak untuk mengenali etika pemanfaatan AI yang bijak serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi di ruang digital. Polri juga menekankan agar para pelajar senantiasa memfilter setiap informasi yang diterima dan tidak mudah mempercayai konten instan tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu (tabayyun).

 

Menyelaraskan Kecanggihan Teknologi dengan Nilai Akhlakul Karimah

Kepala SMAN 1 Ngimbang Sekolah Taruna Tahfidzul Qur'an menyambut baik dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Polres Lamongan atas inisiatif luar biasa ini. Beliau menilai bahwa penyuluhan semacam ini sangat krusial bagi pelajar di era modern.

 

"Sebagai sekolah yang memadukan kedisiplinan taruna dan pembiasaan tahfidzul quran, penguasaan teknologi seperti AI adalah sebuah keharusan agar kita tidak tertinggal. Namun, kecanggihan teknologi tersebut harus selalu dikendalikan oleh akal sehat, etika, dan nilai-nilai agama agar membawa kemaslahatan, bukan kerusakan," pesan beliau.

Sesi penyuluhan ini juga diisi dengan dialog interaktif. Para taruna tampak aktif mengajukan berbagai pertanyaan menarik seputar batasan hukum penggunaan AI, cara menghindari hoaks, hingga kiat aman berselancar di media sosial.

 

Membentuk Generasi Digital yang Cerdas dan Bertanggung Jawab

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Ngimbang Sekolah Taruna Tahfidzul Qur'an tidak hanya menjadi pengguna teknologi yang pasif, melainkan kreator muda yang cerdas, produktif, dan memiliki kesadaran hukum yang tinggi.

Kolaborasi positif antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh secara mental, matang secara spiritual, serta cakap secara digital.

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment